Merekrut tanpatebakan.
Evaluasi keahlian nyata kandidat lewat simulasi studi kasus interaktif — bukan sekadar membaca CV yang bisa diklaim sembarangan.
Deteksi kecurangan otomatis berbasis keystroke forensics. Kandidat dinilai dari bukti jawaban nyata — bukan klaim di kertas.
Merekrut berdasarkan kemampuan nyata.
Menghilangkan tebakan resume dengan evaluasi berbasis simulasi interaktif yang objektif dan transparan.
Studi Kasus Real-time
Kandidat diuji langsung dalam lingkungan simulasi kerja nyata — menyelesaikan insiden, menganalisis data, dan merancang sistem.
Telemetri Perilaku AI
Mendeteksi kecenderungan penggunaan AI dan kecurangan dalam < 0.3 detik lewat analisis cara berpikir kandidat tanpa proctoring kamera.
Platform dalam angka
Tiga lapisan bukti.
Satu keputusan tepat.
Lapisan 1
Micro-Simulation Assessment
Kandidat menghadapi studi kasus nyata sesuai posisi. AI mewawancarai multi-putaran dan menilai 5 dimensi kompetensi.
Lapisan 2
Deteksi kecurangan. Tanpa kamera.
Keystroke forensics menganalisis 13 sinyal perilaku secara real-time. Kecepatan, jeda, copy-paste, pola mengetik. Tidak ada proctoring invasif.
Lapisan 3
Cognitive
Fingerprint.
Profil multi-dimensi dari jawaban dan perilaku nyata. Bukan skor angka semata.
Perbandingan